Filem James Bond terbaru No time To Die adalah filem terbaru James Bond lakonan terakhir Danial Craig yang akhirnya mati di penghujung filem ini, Memang sedih beb.
Satu dunia tahu James Bond 007 adalah lelaki gentleman dan kaki perempuan. Dan jika ada penukaran wanita 007 maka filem ini akan membunuh diirnya. Matilah francais James Bond.
Awal kisah filem No Time to Die akan mengisahkan tentang seorang wanita bernama Madeleine Swann menyaksikan pembunuhan ibunya yang dilakukan oleh teroris Lyutsifer Safin.
Tiba-tiba Specter melakukan penyerangan terhadap mereka sesaat ketika Bond mengunjungi makam Vesper Lynd, tetapi keduanya dapat mengatasi pengejar mereka.
Bond menuduh Swann melakukan pengkhianatan terhadap dirinya, membuat Bond memilih untuk meninggalkannya.
Lima tahun kemudian,
Sebelumnya ilmuwan MI6 Valdo Obruchev bersama dengan M, membuat sebuah project bernama Heracles.
Project Heracles merupakan project pembuatan sebuah bioweapon yang mengandungi nanobot yang dapat menyebar virus saat disentuh dan dikodekan ke untaian DNA tertentu. Maksudnya virus ini membunuh manusia yang telah dikodkan genetiknya, hanya orang tersebut sahaja dibunuh.
Pada masa itu, Janes Bond sendiri telah pension dan pergi ke Port Antonio, Jamaika.
Ia tiba-tiba dihubungi oleh agen CIA Felix Leiter dan sesama agen Amerika Logan Ash, mereka meminta bantuan untuk melacak Obruchev, tetapi Bond menolak.
Disaat yang sama Bond mendapati jika dirinya diikuti oleh seorang wanita bernama Nomi, Bond diberitahu akan Proyek Heracles, hal tersebut membuat Bond setuju untuk membantu Felix.
Bond, Leiter, dan Ash terbang ke Cuba dan bertemu Paloma, agen sekutu CIA, mereka melakukan penyusupan untuk merebut Obruchev.
Akibatnya Felix meninggal karena luka-lukanya dibunuh oleh agen dua muka Logan Ash, sementara Bond berhasil lolos.
Bond bertemu Madeleine di sel tahanan, ia secara tak sengaja menyentuh Madeleine membuat dirinya sendiri terinfeksi zat yang mematikan.
Setelah menyadari apa yang terjadi, Bond melacak Madeleine ke rumah masa kecilnya di Norwegia.
Di sana dia mengetahui bahwa Madeleine memiliki seorang putri berusia lima tahun
Q, Bond, dan Nomi menemukan Safin di pangkalan Perang Dunia Kedua di sebuah pulau antara Jepang dan Rusia.
Nomi mencari Obruchev dan membunuhnya sementara Bond bertemu dengan Safin, yang membawa Mathilde bersamanya.
Safin menembak dan menginfeksinya dengan nanobot yang diprogram untuk membunuh Madeleine dan Mathilde akan tetapi disaat yang sama Bond membunuh Safin.
Bond mengatakan kepada Madeleine dan Mathilde bahwa ia mencintai mereka dan meminta mereka pergi tanpa dirinya.
Bond menegaskan bahwa Mathilde adalah putrinya disaat yang sama Bond mengucapkan selamat tinggal dengan mengatakan "Kamu memiliki semua waktu di dunia", seketika Rudal menghantam pulau itu, membunuh Bond dan menghancurkan pabrik nanobot.